|

Kunjungan 3G Malang


Merupakan percontohan lingkungan hijau hasil partisipasi masyarakat, yang semula  lingkungan kumuh : banjir dan tidak sehat (indikatornya sebagai kampong pemenang lomba memandikan jenasah).

 

Adanya kekuatan/komitmen Ketua RW untuk merubah lingkungan kumuh dengan merubahan pola pikir, inovasi untuk memberdayakan seluruh komponen masyarakat melalui gotong royong/bekerja keras membenahi lingkungan menjadi bersih, indah dan nyaman, meningkatkan  nilai ekonomis lingkungan, membebaskan dari rentenir, menghilangkan banyak kasus pencurian, membentuk koperasi  Srikandi dengan penghasilan hampir  1 milyar selama 3 tahun;

 

Upaya yang ditempuh menghilangkan banjir dengan gerakan panen/menanam air,  yaitu : membuat 630 lubang biopori ukuran besar (diameter lubang selebar kaleng cat ukuran 5 kg), membuat bak control, sumur injeksi. Adanya Gerakan Menanam Air berdampak pada munculnya beberapa mata air di kampung sebelah. Selain itu juga adanya pengolahan panen sampah dengan Reuse, Reduce dan Recycle menjadi kompos, daur ualang  dan lainnya.

 

Menjadikan sebagai kampung wisata turis lokal dan internasional (Jepang, China, Malaysia), dengan memanfaatkan kondisi lingkungan yang tertata sebagai kampung yang hijau dengan icon GLINTUNG GO GREEN ( 3 G ), menyediakan homestay bagi wisatawan, dan usaha ekonomi non bakery yang  memanfaatkan hasil dari penghijauan (flying garden, hidroponik, roof garden) disetiap sudut lahan yang ada seperti buah-buahan dan sayuran termasuk hidroponik dan menjual peralatannya. Ibu-ibu memproduksi jus herbal, sehingga meningkatkan nilai ekonomis dari kehidupan sehari-hari.  Kampung Glintung Go Green tahun 2016 mendapatkan penghargaan sebagai Inovator Kampung Konservasi Air tingkat dunia.

 

   Bantuan pemerintah kota berupa paving jalan kampong dan aspal untuk meningkatkan akses dan kelancaran usaha masyarakat.