|

Penandatangan Kesepakatan Hibah antara Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur Transportasi (KIAT) dengan Organisasi Masyarakat Sipil di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)


Pada hari Rabu tanggal 24 Januari 2018 Sekretaris Daerah a.n Gubernur NTB (Bapak Ir. Rosiady H. Sayuti MSc,Ph.D) telah menyelenggarakan Penandatangan Kesepakatan Hibah antara Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur Transportasi (KIAT) dengan Organisasi Masyarakat Sipil  di Prov. NTB dan Kabupaten Lombok Barat,  yang diselenggarakan di Aula Irigasi BWS NusaTenggara I, Mataram.

Hadir dalam acara tersebut dari Australian Embassy (Second Secretary DFAT, Program Manager DFAT), Deputy Director KIAT dan GESI, Kementerian PUPR : Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, wakil dari Dit. Jalan Bebas Hambatan Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah, Dit. Pengembangan Jaringan Jalan, Setdijen Bina Konstruksi, Dit. Bina Kompetensi dan Produktivitas, Dit. Kerja Sama dan Pemberdayaan, Unit Sekretariat PUG-PUPR. Dari Provinsi NTB : Ka. Dinas PU dan Penataan Ruang, Kepala Bappeda, Kadis. Perhubungan, LPJK, Sek Dinas PP dan Anak, HWDI (Himpunan Wanita Penyandang Disabilitas Indonesia), IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ). Dari Kab. Lombok Barat; Kadis PU, Ka Dinas Perhubungan, Ka. Bappeda, Kadis. PPPA serta Tim dari KIAT dan PRIM Program (Provincial Road Improvement and Maintenance), Forum LLAJ.

Sambutan disampaikan oleh : Team Leader Program Implementation Unit Consultant/ PIUC (Bapak Ken Thomson), Diretur KIAT- (Bapak Harry Roovers), Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat PUPR (Ibu Baby Setyowati), Australia Embessy – (Bapak Ben William), Kadis. PUPR NTB (Bapak Ardhy Magma Wedha), dan Presentasi Rencana Aksi oleh HWDI, Forum Lalu Lintas dan IWAPI.

 

Program  hibah KIAT sangat membantu mengatasi isu kesenjangan peran masyarakat terutama memberi peluang pada perempuan  Penyandang Disabilitas (PD) dan pengusaha  perempuan  dalam pemeliharaan jalan dan jembatan yang saat ini masih terbatas.

 

  1. elalui Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial/Gender Equality and Social Inclusion (GESI) ini,  KIAT membantu memastikan bahwa semua orang mendapatkan manfaat termasuk pelibatan masyarakat sipil. Lembaga yang terpilih  mendapatkan hibah agar dapat melaksanakan usulan rencana aksi mereka  adalah Organisasi masyarakat dari IWAPI, HWDI dan Forum LLAJ, dalam kegiatan perencanaan dan pelaksanaan infrastruktur agar  lebih efektif, responsive, transparan dan akuntable dalam pemeliharaan jalan.

 

 

Beberapa  Rencana aksi yang akan mendapatkan bantuan hibah  :

 

HWDI           :  a.   Untuk advokasi agar Pemerintah daerah bisa meningkatkan akses bagi PD sejak perencanaan;

                        b.    Untuk advokasi agar pemerintah mengimplementasikan amanat UU PD dan Permen PUPR

 

IWAPI          :  a. Untuk memastikan bahwa GESI diarusutamakan di seluruh infrastruktur terutama kegiatan konstruksi

                        b.   Untuk pemetaan dan pengumpulan data perempuan yang bekerja di     bidang konstruksi di NTB

                        c.    Untuk memobilisasi dukungan pemerintah daerah yang berkaitan dengan partisipasi perempuan dalam konstruksi dan perijinan

                     d.   Untuk meningkatkan pengetahuan kontraktor perempuan melalui pelatihan dan pendampingan

 

FLLAJ         : a.   Melaksanakan Workshop perencanaan strategis dalam rangka memandu kerja FLLAJ 5 tahun kedepan

                                                        b.   Meningkatkan konsultasi publik tentang keselamatan jalan

                                                        c.   Memastikan GESI diarusutamakan di seluruh kegiatan FLLAJ

                                                       d.   Monitoring dan evaluasi program

                      e. Memastikaan perempuan PD dan kelompok rentan lainnya dan masyarakat diikutsertakan dalam  perencanaan  dan pembuatan keputusan tentang Infrastuktur Transportasi.

(Tim Sekretariat PUG – PUPR )